Rizka Amalia Windriani




Hello people! Di penghujung bulan September ini aku dapet kesempatan buat hadir di acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan Indonesia yaitu Festival KPH Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan (PUSAKA). Wah kalau diliat dari penyelenggaranya kayanya acaranya bakal berat gitu ya? Padahal gak sama sekali loh, malah seruuuu banget. Kalau kata Aggy temen Bloggerku, berasa dateng ke Coachella dengan kearifan lokal hahaha.. Bener banget sih emang, berasa dateng ke gigs dengan venue yang kece dan sudah familiar, Hutan Pinus Mangunan yang ada di Dlingo, Bantul DIY. Coba bayangin deh, Hutan Pinus seluassss itu disulap jadi tempat acara yang memamerkan berbagai macam hasil usaha kehutanan dari seluruh Indonesia.


Dari Yogyakarta, sampai Papua juga ikut hadir dan membuat stand pameran usaha kehutanan mereka.

Lebih senengnya lagi, ada juga stand dari daerah asalku yaitu Kalimantan Timur. Cihuyy, langsung deh aku samperin dan ngobrol banyak sama Kepala BPHP Kaltim yaitu Bapak Roni Saefullah.


Selfie Depan Stand KalTim

Di stand Kaltim ini hasil dari pengelolaan hutannya bisa jadi banyak makanan yang enak dan pastinya hal yang bermanaat untuk masyarakat juga seperti Lempok Durian yang jadi kesukaanku.


Hasil Produksi KPHP KalTim


Selain itu di stand KalTim ini ada satu hal yang paling menarik buatku, yaitu campaign satu daun dari cap jari kita sama dengan menyumbangkan satu pohon untuk hutan lestari. Alhamdulillah aku menyumbangkan sampai 2 cap jari hahaha.. Terimakasih yang udah ngecap jarinya ya, semoga pohonnya dapat tumbuh sehat dan berguna bagi masyarakat.


Campaign 1 daun di Stand KalTim


Setelah dari Kaltim, aku dan beberapa temen-temen Blogger Jogja keliling dan mengunjungi satu persatu stand-stand dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP). Berasa keliling Indonesia hanya dalam beberapa jam aja hehehe.. Beberapa stand yang bikin aku betah berlama-lama nih diantaranya dari:

  • Papua & Papua Barat

Disuguhi Papeda dan Ikan Kuah Kuning di Stand Papua


  • Denpasar

Mas Roni dari Stand Denpasar Menjelaskan Tentang Madu


  • Palu & Makassar

Proses Budidaya Ulat Sutera


  • Medan & Jambi

Berbagai Macam Minyak dipamerkan di Stand Jambi

  • BKSDA Yogyakarta

Foto Bersama Burung Enggang dari GL Zoo


  • Banjarbaru

Hasil Produksi dari KPHP Banjarbaru


Dari semua pameran di stand-stand ini, mereka semua memiliki produk dan hasil yang berbeda. Semua hasil yang dipamerkan ini adalah hasil dari pengolahan yang dilakukan masyarakat, bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan KPH dan BPHP tiap daerah. Menurutku bagus banget sih ini, karena secara ekonomi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. Kegiatan pemanfaatan berupa hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan di hutan lindung maupun di hutan produksi, Contohnya adalah dari Provinsi Lampung yang kerjasama dengan KTH Agroforest Park dengan produk unggulannya jagung dan tebu, sama dari Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan Gapoktan Riding Bersatu.

So keep in mind, kalau hutan itu gak melulu cuma kayu doang loh hasilnya ya. Tapi juga produk non kayu seperti yang dipamerkan di stand-stand diatas..


Hutan Pinus yang Bagus untuk Spot Foto

FYI, ternyata Hutan Pinus yang jadi venue acara ini termasuk Hutan Lindung loh! Hutan ini menjadi destinasi wisata alam yang Instagramable dan hits di Jogja. So, dengan kalian mengunjungi Hutan Pinus dan bayar retribusi ataupun bayar parkir, jajan di warungnya, foto-foto dan upload di media sosial kalian itu sudah termasuk mendukung program KLHK dan mensejahterakan masyarakat sekitar.


Selain Pameran Usaha Kehutanan, juga ada lomba menggambar & mewarnai untuk anak-anak dan juga job fair dan beasiswa. Yang paling ditunggu-tunggu adalah kehadiran Presiden Indonesia yaitu Pak Jokowi Bersama Menteri KLHK Ibu Siti Nurbaya dan juga Sultan Hamengku Buwono X. Ya walaupun gak bisa foto bareng Pak Joko Widodo, tapi aku dan temen-temen berkesempatan ngobrol sedikit sama Bu Menteri. Ditengah kerumunan orang yang mau foto bareng Bu Siti, it was such an honour for me!


Presiden RI Jokowi Saat Mengunjungi Stand



Wawancara dan Foto Bersama Menteri KLHK Indonesia
Walaupun sampe gemeteran dan grogi pas nanya, ternyata Ibu Siti Nurbaya ini orangnya asik dan gak kaku gengs. Coba aja kamu cek Instagram sama Twitter ibunya, beliau aktif banget loh di sosmed. Kereennn.. Beliau juga pesan sama kita Generasi Milenial dan Generasi Z di Indonesia yang cinta alam dan sumber dayanya,

"Mari kita jaga alam ini, kita manfaatkan untuk kehidupan dengan menjaga kelestariannya. Ingat bahwa sumber daya alam kita ini kita pinjam dari generasi yang akan datang, jadi harus kita kembalikan dalam keadaan minimal sama dengan sekarang. Jangan sampai lebih jelek!"

Oke siaaaapppp grak Bu Menteri...



So it was such a tiring but fun and meaningful day for me. Bangga rasanya bisa jadi bagian dari acara bergengsi ini dan lebih mengenal hutan Indonesia. Pastinya ini jadi sebuah alarm buat aku dan semoga juga buat kalian yang membaca ini, untuk terus menjaga hutan kita. Hutan yang menjadi tempat tinggal banyak makhluk hidup, yang menjadi paru-paru dunia! Kalau bukan kita sekarang ini yang menjaga, siapa lagi coba? Masa iya kamu mau tinggal di dunia yang gersang dan kering tanpa hutan? Big no~



Terima kasih khususnya untuk BPHP Kaltim, yang sudah sangat baik menerima kami para Blogger untuk meliput event ini. Sukses selalu, Salam Lestari!

**Photo courtesy of my fellow Bloggers, deniathly.com and duckofyork.com
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar




Tanggal 13 september lalu, aku dan Afkha diundang ke acara opening store terbaru Mothercare dan Early Learning Center (ELC) di Hartono Mall lantai 1. Baru kali ini aku masuk ke store Mothercare seluas dan selengkap itu barang-barangnya.. Mulai dari fashion bayi newborn hingga anak usia 7 tahun, stroller, kursi makan, carseat, dan masih banyak lagi barang lainnya. Selain perintilan untuk anak, juga ada keperluan untuk ibu hamil loh. Lengkap banget yaaaa?

Store Enterance Mothercare lt.1 Hartono Mall

Ternyata bukan cuma jadi destinasi one stop shopping buat ibu-ibu millenial kece diluar sana, tapi juga bisa buat area yang sangat ramah anak dan menyenangkan juga. Di Early Learning Center ada corner khusus untuk mencoba berbagai macam mainan yang dapat merangsang motorik anak nih moms! Bagus kannn, moms belanja dan anak gak bosen bisa main-main dulu sambil nungguin hehehe..
Early Learning Center menyediakan banyak mainan anak yang berkualitas

Berarti ini adalah store kedua dari Mothercare dan ELC di Yogyakarta, sebelumnya sudah buka duluan di Ambarrukmo Plaza. Sebelum buka di Jogja, aku biasanya cari perlengkapan dan baju anak lewat online storenya Mothercare di websitenya.. Jadi seneng banget sekarang malah udah jadi ada 2 store di Jogja.

Store dengan konsep open display yang luas dan nyaman

Emang sih yang store keduanya Mothercare di Hartono Mall ini yahuddd, luassss! Katanya jadi store Mothercare terbesar se-Indonesia dengan konsep yang baru yaitu ruang open display. Pantessss bikin nyaman belanja walaupun bawa bayi pake stroller kaya aku giniii~ Barang-barang yang dijual di Mothercare ini juga berkualitas, banyak juga brand Internasional yang dijual di storenya, plusss baju-baju anaknya sudah berlabel SNI momss.. Gak cuma helm doang yang SNI yaa, baju anak ternyata juga ada standarnya loh :D Wah bikin emak ini jadi pengen borong yang buanyaaakkkk hehehe..


Thank you ya Mothercare Indonesia, semoga bisa terus memanjakan ibu ibu milenial yang mencari kebutuhan bayi khususnya di Jogja. Selamat sekali lagi buat opening store barunyaaa! Buat para ibu diluar sana, welcome to the club bukkk XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Halooo, kali ini aku mau sharing tentang barang-barang atau kebutuhan yang perlu dipersiapkan menjelang persalinan dan menyambut bayi. Sebenernya ini permintaan dari temen sih, tapi aku pikir ide bagus juga buat berbagi hal yang dulu aku sendiri pun kebingungan menghadapinya. Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat, terutama untuk new mom-to-be yang baru akan menyambut buah hati pertamanya. Pasti dong hal yang menyenangkan dan dinanti-nanti kebanyakan ibu baru adalah belanja keperluan bayi. Apalagi sekarang baju bayi pada lucu dan gemes-gemes rasanya pengen borong se tokonya deh hahaha.. Eitsss tapi tahan dulu bu ibuuuu, jangan sampai berakhir penyesalan seperti diriku karena baju bayi newborn cuma bisa kepake 1 bulan. Mungkin kalau hal ini karena anaknya emang cepet lemu, jadi di usia 2 bulan udah pake baju anak ukuran 6 bulan. Wajarnya sih baju-baju newborn itu bisa bertahan sampai 3 bulan.

Pertanyaan besar yang ada dipikiranku dulu adalah
- Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk hospital bag? 
- Berapa banyak baju yang harus dipersiapkan untuk bayi baru lahir?
- Keperluan apa saja yang harus dimiliki sebelum melahirkan?
- Berapa biaya yang dibutuhkan untuk persiapan barang-barang bayi?



Hokeeee, mungkin pertanyaan itu gak cuma aku yang dulu bertanya-tanya tapi juga kamu yang lagi baca postinganku ini :D Aku coba jelaskan lewat tulisan singkat ini ya, karena aku pun dulu persiapannya dibantu lewat searching di internet tapi ternyata ada beberapa hal dan barang yang belum ada di list keperluan sebelum melahirkan diluar sana padahal ternyata dibutuhkan di kenyataannya.
Here we go!

Hospital bag
Ini penting untuk dipersiapkan sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) karena isinya adalah keperluan selama dan sesudah melahirkan. Terutama untuk yang berencana melahirkan di Rumah Sakit, list dibawah ini perlu dibawa untuk persiapan menyambut bayi. Dulu aku udah prepare hospital bag ini 2 minggu sebelum HPL karena takut kalau ada apa-apa diluar dugaan misalnya lahir prematur atau kantung ketuban pecah dini. Dengan sudah siapnya hospital bag ini kita tinggal angkut aja, gak perlu lagi repot-repot masukkan barang dalam keadaan panik ataupun dalam keadaan kontraksi. Jangan lupa suami diajak buat liat isi tas ini supaya nantinya kalau butuh sesuatu gak perlu lagi tanya si ibu. Pengalamanku dulu kalau udah pas kontraksi udah susah mau jawab pertanyaan sepele karena rasanya lupa semua udah ditaroh mana aja hehe..

Ibu:
- kain sarung/jarik batik
- Celana dalam (yg besar dan longgar) 3 pasang karena darah yang keluar banyak sekali bisa sampai tembus ke celana dalam
- BH menyusui 2
- Pembalut khusus melahirkan 1 pak
- Baju ganti berkancing depan utk pulang kerumah
- Baju rumah 2 pasang berkancing depan


Bayi:
- baju 2 pasang (biasanya disediakan baju dari RS)
- Lampin/kain bedong 2 (disediakan RS juga)
- Pampers newborn perekat 5 (Kemaren di RS aku melahirkan langsung di pampersin)
- Topi newborn
- Sarung tangan & kaki untuk pulang (disediakan RS juga)
- Botol dot (just in case, dan alhamdulillah gak diperlukan waktu itu)

Ayah:
- Baju ganti
- Pakaian dalam
- Selimut/sarung utk istirahat di RS

Bersama:
- Peralatan mandi
- Handuk
- Perlak penyerap/underpad 1 pak (kasusku dulu karena ketuban pecah di pembukaan 4, jadi air ketuban terus merembes selama kontraksi dan sampai ganti perlak ini 4x, akhirnya disuruh susternya beli sendiri di apotek bawah karena aku boros banget pakenya. Jadi mending siapin aja daripada suami harus meninggalkan ibu ketika kontraksi cuma buat beli perlak huhu)
- Kamera
- Snack dan minuman (terutama susu)
- KTP ayah dan ibu + fotokopi
- Kartu keluarga + fotokopi
- Kartu BPJS + fotokopi

-------------------

Keperluan bayi berdasar pengalamanku. Disini aku tulis juga yang dulunya aku beli tapi ternyata gak terlalu dibutuhkan. Jadi ini kaya rangkuman tentang apa aja yang sebenernya diperlukan bayi baru lahir.

1. Pakaian
Ini emang paling penting dan kadang jadi yang paling banyak memghabiskan uang belanja ya hahaha.. Gak masalah kok dulu aku juga kalap kalau ke toko bayi, tiba-tiba gak berasa udah banyak aja pakaiannya. Susah sih ya habisnya lucu-lucu rasanya semua mau dibeli. Ternyata jumlah pakaian yang perlu dipersiapkan untuk newborn itu tergantung nantinya bakal dipakein popok kain atau popok sekali pakai alias pampers, dan seberapa sering kamu mencuci pakaian anak? Apakah sehari sekali, atau begitu kotor langsung dicuci, mungkin juga 2 hari sekali? Itu bisa jadi faktor dalam seberapa banyak membeli pakaian bayi baru lahir.

Dulu anakku pakai popok kain setiap hari itu hanya sebulan pertama aja, setelah itu sampai sekarang pakai popok kain cuma sekali sehari supaya ada waktu jeda dari pakai pampers. Karena Afkha pakai popok kain di bulan pertama, otomatis cucian baju kotor bayi jadi banyak dan sering ganti popok + celana pendek. Baju dan lampin (kain bedong) juga sering kena pipis dan pup jadi ya otomatis kudu sering diganti juga. Jadi inilah belanjaanku dulu, dengan jadwal mencuci sehari sekali, dalam sehari bisa gonta ganti pakaian sampai 10x lebih..

- Popok kain 2 lusin (aku saranin pakai yg 2 lapis seperti foto dibawah ini supaya kalau pup gak sampe tembus ke celana pendek luarnya, jadi nyucinya juga lebih mudah)
- Celana pendek model sempak 1 lusin
- Gurita instant rekat 1/2 lusin (cuma dipakai pas abis mandi dan mau tidur, karena anakku gak betah pake gurita kalau siang
- Lampin / kain bedong 10 (Awalnya cuma punya 5, ternyata kurang dan akhirnya beli 5 lagi. Kain lampin ini multifungsi banget gak cuma buat bedong tapi nantinya juga bisa dipake buat alas stroller, alas kasur, dan selimut)
- Set baju tidur 3 pasang (modelnya lengan panjang dan celana panjang tutup kaki, karena di kamar pakai AC jadi sebisa mungkin waktu tidur pakai baju dan celana panjang)
- Set baju pendek + celana pendek 6 pasang (biasanya orang-orang pada kasih kado baju setelan begini, yang bakal mubazir kalau kita udah beli banyak di awal)
- Sarung tangan & kaki 3 pasang (dulu punya 5 pasang tapi 3 aja cukup, dan usahakan yg karetnya gak ketat)
- Topi newborn 3 (tapi ternyata 1 aja juga cukup karena anakku gak betah dipakein topi, dan topi ini cuma dipake waktu pulang dari rs dan pergi vaksin ke puskesmas setelah itu gak muat lagi di kepalanya haha)
- Pampers tipe perekat ukuran newborn 1 pak kecil (dulu aku beli yang tipe celana karena lagi diskon 30%, tapi akhirnya beli lagi yang tipe perekat soalnya susah banget makeinnya di badan bayi yang masih ringkih gitu, sampe dibilangin sama susternya jangan beli yang tipe celana sampai paling gak usia 1 bulan wehehehehe... Pampers inipun cuma dipakai waktu di RS, pulang dari RS dan pergi ke Puskesmas)

2. Perlengkapan mandi
- Top to toe wash botol pump besar (karena kalau yang botol kecil buka tutup gitu agak ribet buat nuangnya, enakan langsung pencet gitu karena tangan satu kita udah sibuk megang bayi. Praktis juga udah bisa sekaligus buat sampo dan sabun)
- Waslap (pilih yang ada buat jempolnya, karena aku ngerasa gampang lepas kalau yang gak ada jempolnya)
- Handuk (pilih yang bahannya nyerap, karena aku dulu pernah sekali beli yang kalau dipegang halus tapi ternyata gak menyerap air)
- Bak mandi (Kemarin aku beli yang ada dudukan untuk pantatnya itu, tapi ternyata malah repot dan gak nyaman untuk bayi baru lahir yang belum bisa duduk. Kalau yang ada dudukannya itu malah kebentur sama punggungnya waktu berendam, akhirnya aku beli lagi yang gak ada dudukannya dan jauh lebih nyaman)

- Baby bather (awalnya aku ngerasa gak perlu pakai ini, tapi kalau kamu tipe yang ditinggal suami pergi kerja pagi-pagi dan sendirian dirumah mending punya ini deh karena ngebantu banget buat mandiin sendiri. Bayinya jadi bisa ditaroh dan gak tergelincir, kita cukup megangin kepalanya aja biar gak kemana-mana. Wet babies are slippery babies, bahaya banget kalau mandiin sendiri licin dan malah bisa nyemplung ke baknya. Aku kalau gak pake baby bather ini selalu berdua mandiinnya, yang satu megangin bagian kepala dan leher bayinya. Ya maklum emak baru jadinya belum pro nih mandiin sendirian, padahal neneknya bisa aja tuh mandiin sendiri tanpa baby bather ataupun bantuan orang lain hahaha...)

- Bedak bayi
- Parfum bayi
- Minyak rambut bayi
- Sisir bayi (pilih yang bulu sikatnya paling lembut karena kepala bayi masih lunak di minggu-minggu pertama)
- Minyak telon
- Baby oil (untuk pijat rutin setiap habis mandi)
- Kapas (awalnya aku pakai yang kapas bola, tapi ternyata boros dan lebih mahal. Sampai sekarang aku pakai kapas wajah yang persegi itu. Selain lebih murah, dia lebih lebar juga daripada yang bola jadi enak bersihin pupnya. Tinggal kasih air, lebih bersih juga daripada pakai tisu basah.
- Tissue (dari awal aku selalu beli yang 1 pak besar karena tisu ini selain untuk bersihin pup dan pipis juga buat lap ASI yang belepotan setelah menyusui.
- Perlak besar dan kecil (jadi awalnya aku cuma punya 1 perlak kecil buat alas dia bobok sekaligus buat ganti popok. Ternyata aku butuh perlak yang besar untuk alas mandiin juga, aku mandiin dia dilantai jadi semua bajunya dan nyabuninnya juga di lantai diatas perlak besar itu. Aku sampe beli 2 meter, di toko Wijaya yang samping Progo itu ada jual yang meteran.)

3. Peralatan cuci
- Ember bertutup untuk pakaian kotor bayi
- Gantungan bundar khusus pakaian bayi
- Detergent khusus bayi
- Sikat baju kecil

4. Peralatan tidur
- Selimut bayi (terutama kalau kamarnya pakai AC)
- Bantal bayi (dulu aku anggep ini sepele sih, gak perlu lah bantal atau kalau pake pun pake yang bantal biasa aja tapi ternyata anakku tuh suka tidur miring ke kiri terus dan dia gak mau dipakein bantal peang yang satu set sama gulingnya itu. Sampai akhirnya aku merasa kepala anakku rada peang sedikit, terus aku langsung beli bantal babymoov yang lovenest lagi ngehits dipake dimana-mana itu. Hasilnya? Anakku mau pake tapi cuma bertahan 2 minggu, setelah itu bolongannya udah gak muat buat kepala anakku hahaha.. alhamdulillah sekarang gak peang sih kepalanya bagus bulet gitu belakangnya juga gak flat)
- Ranjang bayi (aku beli yang satu set dengan bantal, guling plus kelambunya. Tapi karena ranjangku pakai dipan, jadi gak mungkin ditaroh dibawah lantai sendirian dan juga gak bisa ditaroh diatas ranjang karena makan tempat. Akhirnya cuma kepake kalau kita lagi di ruang tamu, lesehan nonton TV. So kalau ranjangmu pakai dipan juga, mendingan pake yang model crib ada kakinya gitu. Aku sendiri sempet sewa baby crib selama sebulan, cukup membantu juga buat nenangin dia kalau pas nangis bisa di goyang-goyang cribnya. Setelah itu cribnya gak muat lagi, dan sekarang dia tidur bertiga diranjang sama aku dan suamiku.
- Guling padahal punya tapi sama sekali gak kepake buat bayinya, malah yang pake aku buat ngeganjel kepala waktu nyusuin.
- Bantal menyusui (ini aku gak beli sendiri, tapi dapet dari kado. Menurutku penting banget dan berguna kalau kamu memilih untuk direct breastfeeding karena di minggu-minggu pertama sebagai ibu baru pasti bangun tengah malam itu berat dan ngantuk banget, kalau menyusui disangga pakai bantal menyusui ini lebih aman untuk bayinya dan nyaman buat ibunya karena gak berat gendong di tangan)


5. Peralatan ASI
- Pompa ASI (Untuk yang satu ini emang opsional banget ya, aku sendiri gak beli sampai 3 hari setelah melahirkan karena ngerasa gak perlu, kan mau menyusui langsung jadi gak perlu diperah. Akhirnya akupun memutuskan buat beli karena susuku sering sakit dan bengkak. Produksi ASI alhamdulillah melimpah dan payudaraku kewalahan menampung, akhirnya jadi menumpuk dan bengkak karena gak disedot sampai habis. Setelah aku pompa rasanya enak plong banget, payudara jadi gak sakit lagi. ASI hasil pompanya aku buang ke atas tanah ari-ari, gak kusimpan. Aku beli pompa asi elektrik murah kok gak sampe jutaan rupiah, mereknya real bubee dan berfungsi dengan baik buat merah ASI.)
- Breastpad (kalau dirumah sih aku jarang pakai, alhasil bajuku sering basah dibagian dada karena tumpahan ASI. Buat yang kerja atau sering pergi keluar rumah emang ini penting banget)
- Botol ASIP dan botol dot (kalau kamu memilih untuk memompa ASI dan menyimpannya sih ini emang kudu punya ya. Tapi walaupun aku direct breastfeeding pun, bisa jadi sangat berguna waktu aku tinggal untuk check up ke dokter kandungan seminggu setelah melahirkan. Aku gak mau bawa anakku yang masih merah ke RS jadi waktu itu aku titipkan ke neneknya dan pompa, botol ASIP + dotnya sangat berguna sekali.
- Sabun cuci + sikat khusus botol dot (kalau kamu pakai semua peralatan diatas, otomatis kamu juga perlu punya sabun khusus dan sikat buat dot dan peralatan ASIPnya)

6. Lain-lain
- Termometer
- Cutton buds kecil
- Gunting kuku bayi (lebih suka pakai gunting karena dulu pakai yang model ketipan malah bedarah dikit hiksss)
- Stagen untuk sendiri (aku dulu mulai dibebat stagen setelah lewat 3 hari, soalnya 3 hari setelah melahirkan itu perutku masih sakit banget dan mau gerak aja terbatas jadi aku gak sanggup perutku dililit dulu hehehe dasar akunya ajasih yang gak tahan sakit yah.. Setelah itupun aku gak begitu rutin pake stagennya, tapi alhamdulillah perutku sekarang udah balik seperti sebelum hamil. Emang gak rata sih tapi yang penting gak glambir deh.. Jangan ditiru, kalau pake stagen mungkin bakal lebih rata dan kenceng lagi kata ibukku :P
- Gendongan bayi (karena aku gak bisa pakai gendongan jarik,  akhirnya aku beli gendongan kaos. Pengalaman waktu pergi vaksin, aku cuma gendong biasa alhasil pulang-pulang tanganku mati rasa sampe 3 jam hahahaha maklum deh namanya juga ibu baru belajar gendong anak..

Biaya dan Budget
Kalau untuk biaya perlengkapan bayi baru lahir sih variatif yah, yang pasti kalau untuk anak pertama dan gak ada 'lungsuran' dari keluarga memang terasa besar pengeluarannya karena otomatis harus beli baru. Tapi gakpapa, akusih seneng aja beli-belinya.. Bapaknya yang pusing bayarnya wehehehe..
Kalau saran dari akusih mulai dicicil tiap bulan biar gak berasa berat. Biasanya orangtua pada bilang jangan beli-beli dulu sebelum 7 bulan, tapi akunya sih bandel udah beli dari 5 bulan hamil malah :P Harga juga macem-macem tergantung kualitas bahan dan merek. Akusih yang nomor satu bahannya harus yang nyaman dan lembut, kalau masalah merek atau model sih belakangan. Kebanyakan baju-baju bayiku dari Ruby dan Baby Chiyo. Gak perlu banyak-banyak beli baju di awal karena biasanya banyak temen dan keluarga yang kasih kadonya tuh baju bayi. (Bukan ngarep sih tapi ini fakta yang terjadi di aku kemaren. Akupun juga kalau kasih kado bayi biasanya set baju soalnya hhehe)

Yah itulah kira-kira kebutuhan sebelum melahirkan. Aku sambil coba ingat lagi siapa tau ada yang kelupaan. Tapi kurang lebih seperti ituuuuuu. Terimakasih buat yang udah baca, semoga dilancarkan persalinannya dan disegerakan bertemu dengan buah hati tercinta! XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Kalau ngomongin tentang beauty emang gak ada habisnya. Definisi beauty sendiri pun buat tiap orang beda-beda, ada yang ngerasa kalau beauty itu tentang makeup dan tanpanya kita jadi gak “beautiful”. Ada juga yang merasa kalau beauty itu comes from the inside, yang biasanya dibilang inner beauty. Di kesempatan kali ini, aku dan beberapa temen dari JogjaBloggirls diundang untuk hadir dalam acara Beauty and Inspiring Talk yang diselenggarakan oleh Pixy Cosmetics dan Hipwee.
Suka banget sama dresscodenya yaitu pink dan hitam, it's just so me! wehehe...

Welli, Myself, Rahma, Mba Luci

Mba Anunk saat memberikan materi

Untuk narasumber Inspiring Talks pun udah cukup familiar di Jogja, yaitu mba Anunk Aqeela. Setiap kali ketemu Mba Anunk tuh dalam hati selalu bertekad buat bisa secantik dan selangsing dia kalau udah punya dua anak nanti wehehehe.. Selain cantik, Mba Anunk ini juga smart and polite. Hal-hal tentang perjalanan karir dia sebagai fashion designer, mix and match outfit ala Anunk Aqeela, sampai tentang manner yang baik dalam kehidupan sehari-hari disampaikan ke aku dan seluruh teman-teman peserta event. Beneran inspirative talk karena berulang kali ditekankan untuk terus mengejar apa yang menjadi passionmu, in my case adalah ngeblog dan aku merasa aku sudah menemukan passionku disini.


Kalau ngomongin beauty juga pasti gak lengkap ya kalau gak ngomongin make up? Aku dan temen-temen cewek mesti deh kalau ketemu yang dibahas gak jauh-jauh dari lipstick dan alat tempur untuk dandan yang lainnya. Karena di event ini karena yang mengadakan adalah Pixy X Hipwee, jadi peserta pun diajak buat mencicipi produk-produk dari Pixy Cosmetics seperti BB Cream, Eyeliner, Mascara, Eye Shadow, Blush On, Eyebrow Pencil, dan pastinya Lip Cream.


Pinky girls~ Ifa-Erny-Myself


Para peserta pun dibimbing oleh MUA dari pihak Pixy buat step by step makeupnya. Ada makeup artist yang dateng namanya Kak Robby dari Bandung, dia ngasih makeup tutorial innocent look menggunakan produk dari Pixy sambil mba Anunk mix and match outfit untuk formal maupun casual. Menurutku sih outfit dengan makeup tuh emang saling mendukung dan melengkapi. Gak mau dong kalau pakaiannya casual tapi makeupnya menor banget kaya mau kondangan.. xixixi So demo makeup plus mix and match ini berguna banget buat kita.

Kak Robby dan model yang didandanin

Aku kalau datang event, paling seneng deh kalau banyak doorprize dan goodiebagnya (dasar emak-emak pemburu gratisan). Sepanjang acara dari jam 10 pagi sampai 1 siang ini banjir hadiah, tapi sayangnya kali ini aku gak dapat satupun goodiebagnya karena gak menang apa-apa hahaha.. Eitssss, tapi aku bawa pulang produk-produk Pixy kok, next aku bakal share review beberapa produknya di blog yaaaa~ Kalau kamu maunya aku review yang mana dulunih diantara produk didalam kotak ini?


Wah, seneng banget deh pokoknya dateng ke event yang dapet ilmu baru, temen baru dan juga bisa bawa pulang barang-barang baru untuk bahan konten review Makeup di blog ini. Thank you so much untuk Pixy Cosmetics dan juga Hipwee Community for having me and my blogger friends! Sukses terus buat Pixy dan Hipwee, semoga nanti bisa terus bikin event kece lainnya yang berguna buat perempuan-perempuan Indonesia dan Jogja khususnya :D XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Dari mata turun ke hati. Itu yang biasanya kita dengar. Tapi setelah aku dateng ke event Influencer Gathering yang diadain O-Smile aku jadi berubah pikiran. Kayanya lebih tepat kalau dari senyum turun ke hati. Lah kenapa kok senyum? Soalnya dari aku personal pun juga kalau ketemu orang pertama kali liat senyumnya, otomatis juga liat giginya ya. Biasanya yg senyum lebar keliatan gigi gitu lebih ikhlas senyumnya menurutku wehehe.. (padahal aku kalau di foto jarang banget senyum keliatan gigi)


Hal itupun terbukti ternyata setelah ada penjelasan dari drg. Alexius Eron Tondas, SpPros seputar pengetahuan gigi dan mulut. Akupun semakin setuju kalau memang perawatan gigi dan mulut itu penting banget kita lakukan rutin 6 bulan sekali. Gak pengen dong ya kalau lagi ketemu orang tapi gak pede karena ada gigi yang bolong dan bikin nafas bau, atau banyak karang gigi yang bikin gigi kuning-kuning berkerak? No waaayyy.. Aku pribadi juga termasuk orang yang rutin scaling / membersihkan karang gigi ke dokter gigi karena memang kadar asam di liurku tinggi jadi karang gigi gampang banget muncul walaupun aku udah sikat gigi 2x sehari.

Selain sharing ilmu seputar gigi, ternyata ada satu acara yang gak kalah pentingnya yaitu perkenalan Brand Ambassador O-Smile. Sebelumnya O-Smile yang udah berdiri sejak tahun 2006 ini mengadakan Ambassador Hunt yang diikuti oleh remaja-remaja kece dan berbakat dari beberapa kota besar di Indonesia. Setelah seleksi dan pertimbangan yang matang, terpilih lah 2 orang (1 cewek dan 1 cowok) sebagai Brand Ambassador O-Smile. Congratulations for Ghassani Karamina dari Sumedang dan Hady Dermawan dari Yogyakarta. Pssstt mereka keren banget dan gigi mereka juga bagus-bagus wkwkwk aku jadi minder sama gigi sendiri.


Tapi jangan sedih, di O-Smile banyak banget treatment perawatan untuk gigi dan mulut kita yang pastinya sudah didukung oleh tenaga medis yang profesional dan juga tekhnologi canggih yang up to date. Gak cuma di Jogja aja loh O-Smile dental care ini tapi juga ada di Semarang, Bandung, Bekasi, dan Bali. Salah satunya Laser Whitening yang aku pengen banget nyobain, tapi ya kumpulin duit dulu lah karena memang harga untuk memutihkan gigi ini tergolong mahal, udah bukan ratusan ribu tapi jutaan (apalagi buat ibu-ibu baru kaya aku gini yang kebutuhan bayi lagi banyak-banyaknya. Lah kok malah curcol? Wkwk) Mendingan scaling air flow aja yang harganya masih terjangkau dan hasilnya pun memuaskan. Xixi



Di acara Influencer Gathering with O-Smile ini juga ada games berkelompok dan individu. Ya seperti biasa, akupun selalu semangat 45 buat dapetin hadiahnya. Hasilnya, alhamdulillah menang 2x dan dapet goodie bag hehehe.. Thank you O-Smile for having me di event yang cerah ceria ini, full of laughter dan seruuuu! Sukses selalu buat O-Smile, dan selamat bertugas buat the new Ambassador.


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Liburan ala backpacker ke destinasi populer seperti Solo terdengar mudah. Tinggal memesan tiket promo ke Solo dan berkemas secara sederhana, dan Anda sudah siap berkelana. Namun, jika membawa balita, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, mulai dari keamanan, kesehatan, hingga kenyamanan.

Untungnya, Solo termasuk kota yang “mudah” untuk dikunjungi, baik oleh backpacker pemula maupun yang membawa anak kecil. Berikut contoh persiapan dan rencana perjalanan jika Anda membawa balita melancong ke Solo.

Persiapan Lengkap tetapi Ringkas


Idealnya, dalam perjalanan ala backpacker, satu orang anggota perjalanan harus membawa tas sendiri. Jika membawa balita, Anda bisa menambah satu traveling bag di luar ransel yang dibawa setiap orang dewasa (atau anak yang agak besar). Tas tambahan ini digunakan untuk menyimpan barang-barang si balita, seperti pakaian, perlengkapan makan dan minum, popok, hingga obat-obatan standar.

Anda juga bisa menyimpan satu tas kain ringan serta beberapa kantung plastik di dalam tas tambahan ini, sebagai alat penyimpanan praktis atau untuk membuang sampah.

Barang-Barang Khusus Balita


Saat hendak berwisata ke Solo, sebaiknya Anda membawa gendongan (carrier). Akan tetapi, jika si kecil sudah bisa berjalan, tidak ada salahnya membawa kereta dorong kecil, karena akan lebih mudah mendorong anak yang lelah ketimbang menggendongnya. Kereta dorong tidak harus digunakan setiap saat, terutama jika Anda hendak membiasakan si kecil mandiri.

Barang lain yang harus selalu dibawa adalah persediaan kue atau minuman, seperti biskuit bayi dan susu dalam kotak kecil. Keduanya penting untuk mengisi perut dan menghidrasi balita di antara waktu-waktu makan, terutama saat Anda dan si kecil sedang mengantre.

Jangan lupa mengemas berbagai obat standar, terutama jika bepergian agak lama. Obat demam, obat batuk, minyak kayu putih, dan bedak pencegah gatal harus selalu tersedia. Pilih kemasan sachet untuk obat cair. Jika tidak ada, beli obat dalam botol kecil dan masukkan ke kantung plastik sebelum menaruhnya di tas.

Hotel Murah, Aman, dan Strategis


Pelancong backpacker mungkin tidak masalah menginap di tempat murah berfasilitas ala kadarnya. Tetapi, jika membawa balita ke Solo, hotel murah dan strategis sangat disarankan. Fasilitas standar hotel serta keberadaan staf akan membantu Anda saat mengurus si kecil selama perjalanan, terutama jika hanya berdua dengan si balita.

Anda bisa menemukan hotel murah yang cukup aman dan bagus di dekat tempat-tempat wisata atau area penting, misalnya dekat Stasiun Balapan, Kampung Batik, Solo City Walk, Taman Balekambang, atau alun-alun.

Transportasi Murah dan Nyaman


Wisata backpacker mengandalkan kendaraan umum yang murah, tetapi jika membawa balita, faktor kenyamanan dan keamanan harus diperhitungkan. Solo memiliki beberapa alat transportasi yang cocok untuk wisatawan berkantung sempit. Bus Werkudara adalah bus wisata bertingkat unik yang cocok untuk berkeliling Solo secara hemat.

Bus wisata ini penampilannya mirip double-decker bus khas Inggris, dan bagian dalamnya cukup nyaman, dengan fasilitas AC serta kap di tingkat atas yang dapat dibuka-tutup. Bus ini akan membawa Anda berkeliling Solo selama dua jam, dengan tarif sekitar 20 ribu Rupiah.

Anda juga bisa mencoba bus rel Batara Kresna, bus wisata yang diaktifkan lagi pada tahun 2015. Dengan tarif empat ribu Rupiah, Anda bisa menikmati perjalanan wisata ke berbagai penjuru Solo. Bagian dalamnya yang nyaman juga cocok untuk balita.

Akhirnya, jangan lupa untuk membeli tiket Anda di Airy Tiket Pesawat untuk mendapat harga terbaik. Wisata backpacker ke Solo bersama si kecil tidak sulit, asal Anda memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Siapa disini yang jatuh cinta banget sama micellar water dari Garnier? Kalau sebelumnya Garnier punya 2 varian Micellar Water yang jadi pembersih wajah andalan banyak wanita, sekarang ada produk baru yang gak kalah bagusnyaaaa! Say hello to Garnier Micellar Oil-Infused Cleansing Water.


Apasih perbedaannya dari Micellar Water yang kemasan warna pink sama biru? Dari namanya pun udah ketahuan ya, kalau Micellar Water kemasan warna kuning ini Oil-Infused alias mengandung minyak. Lah kok malah ada minyaknya? Tenang-tenang, pastinya bukan minyak yang kita konsumsi sehari-hari tapi Garnier menggunakan minyak Argan yang memang sudah umum digunakan untuk bahan kosmetik. Kalau sebelumnya yang Micellar water pink dan biru itu untuk pembersih wajah harian bagi kulit sensitif dan kulit berminyak serta berjerawat, yang Micellar water ini bisa untuk segala jenis kulit dan ampuh untuk membersihkan make up waterproof. Kombinasi dari teknologi Micellar serta Argan Oil ini juga mampu menutrisi kulit loh..

Packaging
Dari segi kemasan, gak jauh beda sama 2 kakak terdahulunya. Bentuk botolnya sama, dengan netto 125ml  juga, cuma beda warna doang. Sedikit kebesaran buat dibawa traveling sih karena udah diatas 100ml, but I wouldn't mind bringing it mengingat kegunaannya yang super dibutuhkan.

How To Use


Cara pakai Garnier Micellar Oil ini pertama-tama kamu kocok dulu kemasannya sampai minyaknya jadi terpisah dalam bentuk bulir kecil, tuang secukupnya ke kapas, usapkan ke bagian kulit wajah yang ingin dibersihkan. Ulangi dengan kapas yang baru kalau make up yang kamu pake masih tersisa di kulit wajah. Untuk make up sehari-hari sih aku cukup 1x pemakaian aja.


My Review
In my opinion, hasil dari membersihkan muka menggunakan Micellar Oil ini sebelas dua belas sama yang biasa. Maybe karena aku belum coba bersihin make up tebel buat party atau acara-acara gitu yah, jadi belum bisa membuktikan seampuh apa produk yang baru ini untuk satu kali pembersihan. But next kalau pas aku ada acara dan ber make-up yang agak menor gitu aku bakal update reviewnya yah :D Untuk sementara ini, make up sehari-hari yang biasa aku pake dulu aku kasih liat before after pemakaiannya ya.

Harga Micellar Oil-Infused Water ini Rp. 39.000 untuk kemasan 125ml dan Rp. 95.000 untuk kemasan  400ml bisa kamu beli di www.sociolla.com your online beauty destination.
Jangan lupa pakai kode voucher SBNLAKGF buat dapetin potongan Rp. 50.000 untuk minimal pembelian Rp. 250.000


Thank you for reading! Xoxo
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About Author

About Author
Hello! I'm RAW. RAW stands for Rizka Amalia Windriani. Born in Samarinda 1995, and now currently living in Yogyakarta. I'm an ailurophile that loves to write and share many things in life. So welcome to my online diary!

You Can Find Me On...

Instagram
Foursquare: Rizka Windriani
Twitter
: @windriani
Kik: Windriani
Tumblr: rawindriani13.tumblr.com
Skype: mel.amel
Facebook: Amalia Windriani
Facebook Fan Page: Rizka Amalia Windriani Photography
LINE: Windriani
Yahoo!Messenger: am3l@ymail.com
Or e-mail me at windriani@gmail.com

Categories

  • beauty
  • Lifestyle
  • event
  • Personal Diary
  • RAWTraveling
  • Fashion

Total Tayangan Halaman

Voucher Sociolla

Voucher Sociolla
A gift for you! Yang lagi mau belanja makeup/skincare di Sociolla bisa langsung klik dan pake kode SBNLAKGF diatas ya :) Enjoy!

Beautynesia

beautynesia blogbeautynesia

Popular Posts

    Dreamcatcher si "Penangkap Mimpi" Dreamcatcher si "Penangkap Mimpi"
    Review + Swatch 5 Shades Purbasari Hi-Matte Lipcream Review + Swatch 5 Shades Purbasari Hi-Matte Lipcream
    Mizzu Cosmetics Product Review Mizzu Cosmetics Product Review
    Pertimbangan dalam Memilih HP Android Terbaru Pertimbangan dalam Memilih HP Android Terbaru
    The New Emina Creamatte! Lipcream The New Emina Creamatte! Lipcream
    [REVIEW] Emina Lip Cushion + Mineral Cushion [REVIEW] Emina Lip Cushion + Mineral Cushion
    RAW’s Pregnancy Story - Memilih Dokter Kandungan RAW’s Pregnancy Story - Memilih Dokter Kandungan

Blogger Babes

Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support

A Part of JogjaBloggirls

A Part of JogjaBloggirls

Arsip Blog

  • ▼  2023 (1)
    • ▼  Agustus (1)
      • [REVIEW] Serum Viral 20 ribu-an dari OMG Beauty
  • ►  2022 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2018 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (37)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (34)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)
  • ►  2015 (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
  • ►  2013 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (25)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Mei (8)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (4)
  • ►  2010 (19)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (5)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (4)
  • ►  2007 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Februari (3)
Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger Mates

  • This is real and This is me ♥
    XTRACARE: SKINCARE MAGNESIUM & CALSIUM PERTAMA
  • ARK Told You
    Mengerdilkan Diri Sendiri
  • Lovelia by Lia Ardiatami
    10 Cardio fitness exercises without equipment
  • d u c k o f y o r k | Yogyakarta's Lifestyle Blogger
    Apa Saja sih Bagian yang Perlu Dicek Saat Servis Motor?
  • 101 Makeup dan Skincare Oleh Monica Agustami
    Review & Swatches Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

Pengikut

Thank You for Visiting!

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates