Rizka Amalia Windriani



Siapa yang juga pakai produk dari Avoskin? Kayanya belakangan ini nama Avoskin emang lagi ngetrend berkat holy grail Perfect Hydrating Treatment Essence atau PHTE. Aku udah jalan botol ketiga nih sejak pertama kali PHTE launching di ulangtahunnya yang ke -2, lumayan awet ya ternyata.. Nah di ulangtahun AVO yang ke-4 kali ini juga ada launching produk lagi dan kali ini 2 produk sekaligus! Sebelum dateng ke acara yang bertemakan Great Gatsby ini aku udah penasaran, kira-kira apasih produk terbarunya ini.. Apa produk ini bakalan se hits PHTE atau gak yaaa~ Aku juga penasaran gimana acaranya karena baru kali ini aku dateng ke event yang temanya cukup unik dan harus effort cukup susah buat memilih outfit apa yang bakal dipakai datang ke The Avo Olympia di Hotel Mercure Yogyakarta ini. Suasananya juga ternyata kece banget, full dengan warna black and gold jadi keliatan mewaaahhh..

Event Ambience

caught on cam

Pas baru dateng, aku dan temen-temen JogjaBloggirls mulai fotoin 2 produk terbaru AVO yang dipajang didepan pintu masuk ballroom. Alhamdulillah acaranya banyak fotografer handal ya, jadi candidku tertangkap dengan apik :D

Erny Kurniawati (kiri), Anugrah Pakerti (kanan)

Sebelum acara inti, ada beberapa sambutan dan presentasi dari pihak AVO yaitu dari Erny Kurniawati selaku Growth Marketing & Business Devolepment Associate dan juga dari Anugrah Pakerti selaku Chief Executive Officer. Mereka gak cuma ngomongin tentang perkembangan AVO selama 4 tahun terakhir di bidang bisnis, tapi juga tentang program CSR yang telah dilakukan PT. AVO Innovation Technology bekerja sama dengan beberapa panti asuhan, aksi sosial, dan juga organisasi di Yogyakarta. Yang paling aku salut adalah AVO ikut andil membantu salah satu komunitas di dunia fashion yaitu Torajamelo yang memberdayakan perempuan di tanah Toraja untuk melestarikan budaya tenun dan menghasilkan kain-kain cantik berkualitas tinggi. Selain itu aku juga takjub banget sama salah satu info yang disampaikan sama CEO AVO kalau ternyata dalam 1 bulan produk PHTE itu bisa terjual sampai 10.000 produk, wow!! Ikutan bangga buat pencapaian produk lokal dari Yogyakarta ini..

Tasya Farasya bersama CEO, COO, CIO PT. AVO
Sampai akhirnya tiba juga saatnya guest star of the night di AVO The Olympia ini datang juga, Tasya Farasya! Wagelaseehh aslinya emang doi cantiknya paripurna.. Katanya sih pake produk Avoskin juga loh wehehehe.. Tasya Farasya ini ikut meluncurkan produk terbaru Avoskin yaitu Miraculous Series yang terdiri dari Serum dan Toner. Terungkap sudah produk yang akan diincar ribuan wanita Indonesia. Tapi ternyata kudu sabar sampai November nih bu ibuukkk, sampai bisa didapatkan dan kita coba sendiri. Heitsss tapi aku bakal kasih bocoran nih tentang produknya, dan juga bagaimana Tasya Farasya nyobain pake produknya ke model. Miraculous Series ini punya kandungan inti AHA dan BHA yang fungsi utamanya adalah sebagai chemical peeling. Jadi bisa buat membersihkan kulit wajah supaya terlihat lebih cerah + sehat. Dari warnanya yang deep red, ternyata kedua produk ini terbuat dari Tasmanian Raspberry dan juga mengandung Tea Tree, Witch Hazel serta Aloe Vera.

Tasya Farasya Mendemokan cara pemakaian Toner dan Serum Avoskin

Miraculous Refining Toner & Miraculous Refining Serum


Serum (kiri), Toner (kanan)

Toner ini dipakai setelah kita bersihin muka ya, ditunggu sampai kulit wajah kering dulu baru tonernya dioleskan ke wajah. Sebenernya cara pemakaiannya bisa pakai kapas bisa pakai jari langsung, kalau Tasya sih waktu demo pakai jari langsung terus dipijat-pijat lembut gitu supaya tonernya merata dan bisa bantu membersihkan sisa-sisa makeup atau debu yang masih nempel.

Setelah pengaplikasian Miraculous Refining toner, dilanjut dengan Miraculous Refining Serum. Ketika toner udah kering di kulit wajah, baru kita oleskan serumnya secara merata dan juga sambil dipijat lembut supaya serumnya meresap sempurna kedalam kulit wajah. Serum dari Avoskin ini mengandung 10% AHA + 3% BHA + 2% NIACINAMIDE + CERAMIDE

Ohya untuk pemakaian toner dan serum ini hindarin daerah bawah mata atau bagian sensitif lain kaya ujung bibir dan hidung. Kalau dipake pas pagi hari juga setelahnya harus dilapisi sama sunscreen karena kandungan Alpha Hydroxyl Acid (AHA) dan Beta Hydroxyl Acid (BHA) ini rentan banget kalau terkena sinar matahari. Takutnya kulit wajah kamu yang indah itu kena sunburn saayyy.. So don’t forget to put your sunscreen on!

Kalau Miraculous Series ini dipakai barengan, hasilnya bakal lebih maksimal. Product claims bisa digunakan untuk mengecilkan pori-pori, mengeksfoliasi kulit, mencerahkan warna kulit, dan memudarkan noda hitam juga. Kurang lengkap apalagi coba? Kalau akusih kurang lengkap kalau belum punya dan pake sendiri hahaha :p I have big expectation buat hasilnya nanti kalau pakai rutin di wajah aku. Denger-denger harga Miraculous Series ini bakal di range 200ribuan sissss.. Makin gak sabar untuk memberi review lengkap Miraculous Refining Toner dan juga Miraculous Refining Serum. I hope very soon :)

With Jogjabloggirls

Finally, congratulations for the product launch Avoskin! Semoga tetap menjadi skincare lokal asal Jogja dengan kualitas bagus dan harganya terjangkau. Happy 4th birthday dan sukses selalu.. XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hello netizen! Yang di Jogja pasti udah gak asing lagi sama klinik kecantikan yang satu ini dong. Sebelumnya pernah aku review juga beberapa produk dan treatmentnya di postingan blog. Kali ini aku dateng ke acara Open House dari Naavagreen, yang diadakan tanggal 11 oktober lalu. Event yang ada di Klinik Naavagreen Jl. Cenderawasih ini dihadiri temen-temen Influencer dan Blogger Jogja.

Suasana Acara


Open House Naavagreen dimulai dengan chit chat bersama dr. Andy Prasetya dan dr. Sri Gitalia yang merupakan dokter kecantikan di Klinik Naavagreen Jogja. Mereka ngejelasin tentang launching treatment terbaru Naavagreen yaitu Colorful Facial. Sesuai namanya, facial ini nantinya akan dioleskan masker wajah dengan macem-macem warna. Tapi ternyata gak cuma colorful doang loh, ada kegunaan dan khasiat yang beda dari tiap warna maskernya. Lebih lengkapnya aku sudah review di blog post lain setelah aku cobain sendiri facialnya, bisa klik disini https://www.windriani.web.id/2018/10/natural-facial-naavagreen-only-40k.html
Chit Chat bersama Dokter dari Naavagreen


Selain chit chat tentang treatment terbaru, ada video company profile juga yang diliatkan ke kita. Setelah nonton videonya aku baru tau kalau ternyata Naavagreen itu punya pabrik sendiri untuk memproduksi produknya. Pabriknya yang ada dibawah naungan PT. Dion Farma Abadi ini ada di Klaten, Jawa Tengah. Wah kalau gitu artinya udah gak perlu diragukan lagi ya kualitas dan kesterilan produk dari Naavagreen. :D



Sambil sesi tanya jawab, kami dikasih snack dan minuman dari cafe Maison Daruma juga. Paling suka sama Thai Tea dan Cheese Cakenya, enaaakkkk banget waahhh aku sampe nambah 2x loh haha..  sampe gak sempet moto cheescakenya karena keburu habis masuk kedalam perutku. Yaaaa harap maklum busui nih soalnya :p

And finally acara hari itu diakhiri dengan clinic tour dan juga demo makeup menggunakan produk dari Naavagreen. Eh iya sekarang Naavagreen juga ngeluarin brand makeupnya sendiri girlss!

Makeup Naavagreen

Ruang Treatment Naavagreen yang Luas
Waktu clinic tour, kami semua diajak ke ruangan treatment yang di lantai 2. Waahhh ternyata tempatnya luasssss dan cerah banget. Sebagai member Naavagreen, aku malah belum pernah treatment di lantai 2nya cabang Colombo ini. Disitu kami diliatkan demo colorful facial yang pake masker warna warni. Keliatannya seger, jadi gak sabar buat nyobain sendiri nantinya :)

Demo Makeup
Last but not least, demo make up! Yeaayy ada MUA Eva Laurina yang mencontohkan cara makeup yang simple dan natural, tentunya pake makeup Naavgreen dong yaa. Lengkap juga loh mulai dari foundation, (baca review foundation Naavagreen disini) eyeshadow, blush on, mascara, lipstik sampai bulu mata palsu juga ada. Lengkap!


Thank you Naavagreen for having me.. Ditunggu yah buat review facialnya very soon! XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar



Hello people! Di penghujung bulan September ini aku dapet kesempatan buat hadir di acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan Indonesia yaitu Festival KPH Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan (PUSAKA). Wah kalau diliat dari penyelenggaranya kayanya acaranya bakal berat gitu ya? Padahal gak sama sekali loh, malah seruuuu banget. Kalau kata Aggy temen Bloggerku, berasa dateng ke Coachella dengan kearifan lokal hahaha.. Bener banget sih emang, berasa dateng ke gigs dengan venue yang kece dan sudah familiar, Hutan Pinus Mangunan yang ada di Dlingo, Bantul DIY. Coba bayangin deh, Hutan Pinus seluassss itu disulap jadi tempat acara yang memamerkan berbagai macam hasil usaha kehutanan dari seluruh Indonesia.


Dari Yogyakarta, sampai Papua juga ikut hadir dan membuat stand pameran usaha kehutanan mereka.

Lebih senengnya lagi, ada juga stand dari daerah asalku yaitu Kalimantan Timur. Cihuyy, langsung deh aku samperin dan ngobrol banyak sama Kepala BPHP Kaltim yaitu Bapak Roni Saefullah.


Selfie Depan Stand KalTim

Di stand Kaltim ini hasil dari pengelolaan hutannya bisa jadi banyak makanan yang enak dan pastinya hal yang bermanaat untuk masyarakat juga seperti Lempok Durian yang jadi kesukaanku.


Hasil Produksi KPHP KalTim


Selain itu di stand KalTim ini ada satu hal yang paling menarik buatku, yaitu campaign satu daun dari cap jari kita sama dengan menyumbangkan satu pohon untuk hutan lestari. Alhamdulillah aku menyumbangkan sampai 2 cap jari hahaha.. Terimakasih yang udah ngecap jarinya ya, semoga pohonnya dapat tumbuh sehat dan berguna bagi masyarakat.


Campaign 1 daun di Stand KalTim


Setelah dari Kaltim, aku dan beberapa temen-temen Blogger Jogja keliling dan mengunjungi satu persatu stand-stand dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP). Berasa keliling Indonesia hanya dalam beberapa jam aja hehehe.. Beberapa stand yang bikin aku betah berlama-lama nih diantaranya dari:

  • Papua & Papua Barat

Disuguhi Papeda dan Ikan Kuah Kuning di Stand Papua


  • Denpasar

Mas Roni dari Stand Denpasar Menjelaskan Tentang Madu


  • Palu & Makassar

Proses Budidaya Ulat Sutera


  • Medan & Jambi

Berbagai Macam Minyak dipamerkan di Stand Jambi

  • BKSDA Yogyakarta

Foto Bersama Burung Enggang dari GL Zoo


  • Banjarbaru

Hasil Produksi dari KPHP Banjarbaru


Dari semua pameran di stand-stand ini, mereka semua memiliki produk dan hasil yang berbeda. Semua hasil yang dipamerkan ini adalah hasil dari pengolahan yang dilakukan masyarakat, bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan KPH dan BPHP tiap daerah. Menurutku bagus banget sih ini, karena secara ekonomi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. Kegiatan pemanfaatan berupa hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan di hutan lindung maupun di hutan produksi, Contohnya adalah dari Provinsi Lampung yang kerjasama dengan KTH Agroforest Park dengan produk unggulannya jagung dan tebu, sama dari Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan Gapoktan Riding Bersatu.

So keep in mind, kalau hutan itu gak melulu cuma kayu doang loh hasilnya ya. Tapi juga produk non kayu seperti yang dipamerkan di stand-stand diatas..


Hutan Pinus yang Bagus untuk Spot Foto

FYI, ternyata Hutan Pinus yang jadi venue acara ini termasuk Hutan Lindung loh! Hutan ini menjadi destinasi wisata alam yang Instagramable dan hits di Jogja. So, dengan kalian mengunjungi Hutan Pinus dan bayar retribusi ataupun bayar parkir, jajan di warungnya, foto-foto dan upload di media sosial kalian itu sudah termasuk mendukung program KLHK dan mensejahterakan masyarakat sekitar.


Selain Pameran Usaha Kehutanan, juga ada lomba menggambar & mewarnai untuk anak-anak dan juga job fair dan beasiswa. Yang paling ditunggu-tunggu adalah kehadiran Presiden Indonesia yaitu Pak Jokowi Bersama Menteri KLHK Ibu Siti Nurbaya dan juga Sultan Hamengku Buwono X. Ya walaupun gak bisa foto bareng Pak Joko Widodo, tapi aku dan temen-temen berkesempatan ngobrol sedikit sama Bu Menteri. Ditengah kerumunan orang yang mau foto bareng Bu Siti, it was such an honour for me!


Presiden RI Jokowi Saat Mengunjungi Stand



Wawancara dan Foto Bersama Menteri KLHK Indonesia
Walaupun sampe gemeteran dan grogi pas nanya, ternyata Ibu Siti Nurbaya ini orangnya asik dan gak kaku gengs. Coba aja kamu cek Instagram sama Twitter ibunya, beliau aktif banget loh di sosmed. Kereennn.. Beliau juga pesan sama kita Generasi Milenial dan Generasi Z di Indonesia yang cinta alam dan sumber dayanya,

"Mari kita jaga alam ini, kita manfaatkan untuk kehidupan dengan menjaga kelestariannya. Ingat bahwa sumber daya alam kita ini kita pinjam dari generasi yang akan datang, jadi harus kita kembalikan dalam keadaan minimal sama dengan sekarang. Jangan sampai lebih jelek!"

Oke siaaaapppp grak Bu Menteri...



So it was such a tiring but fun and meaningful day for me. Bangga rasanya bisa jadi bagian dari acara bergengsi ini dan lebih mengenal hutan Indonesia. Pastinya ini jadi sebuah alarm buat aku dan semoga juga buat kalian yang membaca ini, untuk terus menjaga hutan kita. Hutan yang menjadi tempat tinggal banyak makhluk hidup, yang menjadi paru-paru dunia! Kalau bukan kita sekarang ini yang menjaga, siapa lagi coba? Masa iya kamu mau tinggal di dunia yang gersang dan kering tanpa hutan? Big no~



Terima kasih khususnya untuk BPHP Kaltim, yang sudah sangat baik menerima kami para Blogger untuk meliput event ini. Sukses selalu, Salam Lestari!

**Photo courtesy of my fellow Bloggers, deniathly.com and duckofyork.com
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar




Tanggal 13 september lalu, aku dan Afkha diundang ke acara opening store terbaru Mothercare dan Early Learning Center (ELC) di Hartono Mall lantai 1. Baru kali ini aku masuk ke store Mothercare seluas dan selengkap itu barang-barangnya.. Mulai dari fashion bayi newborn hingga anak usia 7 tahun, stroller, kursi makan, carseat, dan masih banyak lagi barang lainnya. Selain perintilan untuk anak, juga ada keperluan untuk ibu hamil loh. Lengkap banget yaaaa?

Store Enterance Mothercare lt.1 Hartono Mall

Ternyata bukan cuma jadi destinasi one stop shopping buat ibu-ibu millenial kece diluar sana, tapi juga bisa buat area yang sangat ramah anak dan menyenangkan juga. Di Early Learning Center ada corner khusus untuk mencoba berbagai macam mainan yang dapat merangsang motorik anak nih moms! Bagus kannn, moms belanja dan anak gak bosen bisa main-main dulu sambil nungguin hehehe..
Early Learning Center menyediakan banyak mainan anak yang berkualitas

Berarti ini adalah store kedua dari Mothercare dan ELC di Yogyakarta, sebelumnya sudah buka duluan di Ambarrukmo Plaza. Sebelum buka di Jogja, aku biasanya cari perlengkapan dan baju anak lewat online storenya Mothercare di websitenya.. Jadi seneng banget sekarang malah udah jadi ada 2 store di Jogja.

Store dengan konsep open display yang luas dan nyaman

Emang sih yang store keduanya Mothercare di Hartono Mall ini yahuddd, luassss! Katanya jadi store Mothercare terbesar se-Indonesia dengan konsep yang baru yaitu ruang open display. Pantessss bikin nyaman belanja walaupun bawa bayi pake stroller kaya aku giniii~ Barang-barang yang dijual di Mothercare ini juga berkualitas, banyak juga brand Internasional yang dijual di storenya, plusss baju-baju anaknya sudah berlabel SNI momss.. Gak cuma helm doang yang SNI yaa, baju anak ternyata juga ada standarnya loh :D Wah bikin emak ini jadi pengen borong yang buanyaaakkkk hehehe..


Thank you ya Mothercare Indonesia, semoga bisa terus memanjakan ibu ibu milenial yang mencari kebutuhan bayi khususnya di Jogja. Selamat sekali lagi buat opening store barunyaaa! Buat para ibu diluar sana, welcome to the club bukkk XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Halooo, kali ini aku mau sharing tentang barang-barang atau kebutuhan yang perlu dipersiapkan menjelang persalinan dan menyambut bayi. Sebenernya ini permintaan dari temen sih, tapi aku pikir ide bagus juga buat berbagi hal yang dulu aku sendiri pun kebingungan menghadapinya. Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat, terutama untuk new mom-to-be yang baru akan menyambut buah hati pertamanya. Pasti dong hal yang menyenangkan dan dinanti-nanti kebanyakan ibu baru adalah belanja keperluan bayi. Apalagi sekarang baju bayi pada lucu dan gemes-gemes rasanya pengen borong se tokonya deh hahaha.. Eitsss tapi tahan dulu bu ibuuuu, jangan sampai berakhir penyesalan seperti diriku karena baju bayi newborn cuma bisa kepake 1 bulan. Mungkin kalau hal ini karena anaknya emang cepet lemu, jadi di usia 2 bulan udah pake baju anak ukuran 6 bulan. Wajarnya sih baju-baju newborn itu bisa bertahan sampai 3 bulan.

Pertanyaan besar yang ada dipikiranku dulu adalah
- Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk hospital bag? 
- Berapa banyak baju yang harus dipersiapkan untuk bayi baru lahir?
- Keperluan apa saja yang harus dimiliki sebelum melahirkan?
- Berapa biaya yang dibutuhkan untuk persiapan barang-barang bayi?



Hokeeee, mungkin pertanyaan itu gak cuma aku yang dulu bertanya-tanya tapi juga kamu yang lagi baca postinganku ini :D Aku coba jelaskan lewat tulisan singkat ini ya, karena aku pun dulu persiapannya dibantu lewat searching di internet tapi ternyata ada beberapa hal dan barang yang belum ada di list keperluan sebelum melahirkan diluar sana padahal ternyata dibutuhkan di kenyataannya.
Here we go!

Hospital bag
Ini penting untuk dipersiapkan sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) karena isinya adalah keperluan selama dan sesudah melahirkan. Terutama untuk yang berencana melahirkan di Rumah Sakit, list dibawah ini perlu dibawa untuk persiapan menyambut bayi. Dulu aku udah prepare hospital bag ini 2 minggu sebelum HPL karena takut kalau ada apa-apa diluar dugaan misalnya lahir prematur atau kantung ketuban pecah dini. Dengan sudah siapnya hospital bag ini kita tinggal angkut aja, gak perlu lagi repot-repot masukkan barang dalam keadaan panik ataupun dalam keadaan kontraksi. Jangan lupa suami diajak buat liat isi tas ini supaya nantinya kalau butuh sesuatu gak perlu lagi tanya si ibu. Pengalamanku dulu kalau udah pas kontraksi udah susah mau jawab pertanyaan sepele karena rasanya lupa semua udah ditaroh mana aja hehe..

Ibu:
- kain sarung/jarik batik
- Celana dalam (yg besar dan longgar) 3 pasang karena darah yang keluar banyak sekali bisa sampai tembus ke celana dalam
- BH menyusui 2
- Pembalut khusus melahirkan 1 pak
- Baju ganti berkancing depan utk pulang kerumah
- Baju rumah 2 pasang berkancing depan


Bayi:
- baju 2 pasang (biasanya disediakan baju dari RS)
- Lampin/kain bedong 2 (disediakan RS juga)
- Pampers newborn perekat 5 (Kemaren di RS aku melahirkan langsung di pampersin)
- Topi newborn
- Sarung tangan & kaki untuk pulang (disediakan RS juga)
- Botol dot (just in case, dan alhamdulillah gak diperlukan waktu itu)

Ayah:
- Baju ganti
- Pakaian dalam
- Selimut/sarung utk istirahat di RS

Bersama:
- Peralatan mandi
- Handuk
- Perlak penyerap/underpad 1 pak (kasusku dulu karena ketuban pecah di pembukaan 4, jadi air ketuban terus merembes selama kontraksi dan sampai ganti perlak ini 4x, akhirnya disuruh susternya beli sendiri di apotek bawah karena aku boros banget pakenya. Jadi mending siapin aja daripada suami harus meninggalkan ibu ketika kontraksi cuma buat beli perlak huhu)
- Kamera
- Snack dan minuman (terutama susu)
- KTP ayah dan ibu + fotokopi
- Kartu keluarga + fotokopi
- Kartu BPJS + fotokopi

-------------------

Keperluan bayi berdasar pengalamanku. Disini aku tulis juga yang dulunya aku beli tapi ternyata gak terlalu dibutuhkan. Jadi ini kaya rangkuman tentang apa aja yang sebenernya diperlukan bayi baru lahir.

1. Pakaian
Ini emang paling penting dan kadang jadi yang paling banyak memghabiskan uang belanja ya hahaha.. Gak masalah kok dulu aku juga kalap kalau ke toko bayi, tiba-tiba gak berasa udah banyak aja pakaiannya. Susah sih ya habisnya lucu-lucu rasanya semua mau dibeli. Ternyata jumlah pakaian yang perlu dipersiapkan untuk newborn itu tergantung nantinya bakal dipakein popok kain atau popok sekali pakai alias pampers, dan seberapa sering kamu mencuci pakaian anak? Apakah sehari sekali, atau begitu kotor langsung dicuci, mungkin juga 2 hari sekali? Itu bisa jadi faktor dalam seberapa banyak membeli pakaian bayi baru lahir.

Dulu anakku pakai popok kain setiap hari itu hanya sebulan pertama aja, setelah itu sampai sekarang pakai popok kain cuma sekali sehari supaya ada waktu jeda dari pakai pampers. Karena Afkha pakai popok kain di bulan pertama, otomatis cucian baju kotor bayi jadi banyak dan sering ganti popok + celana pendek. Baju dan lampin (kain bedong) juga sering kena pipis dan pup jadi ya otomatis kudu sering diganti juga. Jadi inilah belanjaanku dulu, dengan jadwal mencuci sehari sekali, dalam sehari bisa gonta ganti pakaian sampai 10x lebih..

- Popok kain 2 lusin (aku saranin pakai yg 2 lapis seperti foto dibawah ini supaya kalau pup gak sampe tembus ke celana pendek luarnya, jadi nyucinya juga lebih mudah)
- Celana pendek model sempak 1 lusin
- Gurita instant rekat 1/2 lusin (cuma dipakai pas abis mandi dan mau tidur, karena anakku gak betah pake gurita kalau siang
- Lampin / kain bedong 10 (Awalnya cuma punya 5, ternyata kurang dan akhirnya beli 5 lagi. Kain lampin ini multifungsi banget gak cuma buat bedong tapi nantinya juga bisa dipake buat alas stroller, alas kasur, dan selimut)
- Set baju tidur 3 pasang (modelnya lengan panjang dan celana panjang tutup kaki, karena di kamar pakai AC jadi sebisa mungkin waktu tidur pakai baju dan celana panjang)
- Set baju pendek + celana pendek 6 pasang (biasanya orang-orang pada kasih kado baju setelan begini, yang bakal mubazir kalau kita udah beli banyak di awal)
- Sarung tangan & kaki 3 pasang (dulu punya 5 pasang tapi 3 aja cukup, dan usahakan yg karetnya gak ketat)
- Topi newborn 3 (tapi ternyata 1 aja juga cukup karena anakku gak betah dipakein topi, dan topi ini cuma dipake waktu pulang dari rs dan pergi vaksin ke puskesmas setelah itu gak muat lagi di kepalanya haha)
- Pampers tipe perekat ukuran newborn 1 pak kecil (dulu aku beli yang tipe celana karena lagi diskon 30%, tapi akhirnya beli lagi yang tipe perekat soalnya susah banget makeinnya di badan bayi yang masih ringkih gitu, sampe dibilangin sama susternya jangan beli yang tipe celana sampai paling gak usia 1 bulan wehehehehe... Pampers inipun cuma dipakai waktu di RS, pulang dari RS dan pergi ke Puskesmas)

2. Perlengkapan mandi
- Top to toe wash botol pump besar (karena kalau yang botol kecil buka tutup gitu agak ribet buat nuangnya, enakan langsung pencet gitu karena tangan satu kita udah sibuk megang bayi. Praktis juga udah bisa sekaligus buat sampo dan sabun)
- Waslap (pilih yang ada buat jempolnya, karena aku ngerasa gampang lepas kalau yang gak ada jempolnya)
- Handuk (pilih yang bahannya nyerap, karena aku dulu pernah sekali beli yang kalau dipegang halus tapi ternyata gak menyerap air)
- Bak mandi (Kemarin aku beli yang ada dudukan untuk pantatnya itu, tapi ternyata malah repot dan gak nyaman untuk bayi baru lahir yang belum bisa duduk. Kalau yang ada dudukannya itu malah kebentur sama punggungnya waktu berendam, akhirnya aku beli lagi yang gak ada dudukannya dan jauh lebih nyaman)

- Baby bather (awalnya aku ngerasa gak perlu pakai ini, tapi kalau kamu tipe yang ditinggal suami pergi kerja pagi-pagi dan sendirian dirumah mending punya ini deh karena ngebantu banget buat mandiin sendiri. Bayinya jadi bisa ditaroh dan gak tergelincir, kita cukup megangin kepalanya aja biar gak kemana-mana. Wet babies are slippery babies, bahaya banget kalau mandiin sendiri licin dan malah bisa nyemplung ke baknya. Aku kalau gak pake baby bather ini selalu berdua mandiinnya, yang satu megangin bagian kepala dan leher bayinya. Ya maklum emak baru jadinya belum pro nih mandiin sendirian, padahal neneknya bisa aja tuh mandiin sendiri tanpa baby bather ataupun bantuan orang lain hahaha...)

- Bedak bayi
- Parfum bayi
- Minyak rambut bayi
- Sisir bayi (pilih yang bulu sikatnya paling lembut karena kepala bayi masih lunak di minggu-minggu pertama)
- Minyak telon
- Baby oil (untuk pijat rutin setiap habis mandi)
- Kapas (awalnya aku pakai yang kapas bola, tapi ternyata boros dan lebih mahal. Sampai sekarang aku pakai kapas wajah yang persegi itu. Selain lebih murah, dia lebih lebar juga daripada yang bola jadi enak bersihin pupnya. Tinggal kasih air, lebih bersih juga daripada pakai tisu basah.
- Tissue (dari awal aku selalu beli yang 1 pak besar karena tisu ini selain untuk bersihin pup dan pipis juga buat lap ASI yang belepotan setelah menyusui.
- Perlak besar dan kecil (jadi awalnya aku cuma punya 1 perlak kecil buat alas dia bobok sekaligus buat ganti popok. Ternyata aku butuh perlak yang besar untuk alas mandiin juga, aku mandiin dia dilantai jadi semua bajunya dan nyabuninnya juga di lantai diatas perlak besar itu. Aku sampe beli 2 meter, di toko Wijaya yang samping Progo itu ada jual yang meteran.)

3. Peralatan cuci
- Ember bertutup untuk pakaian kotor bayi
- Gantungan bundar khusus pakaian bayi
- Detergent khusus bayi
- Sikat baju kecil

4. Peralatan tidur
- Selimut bayi (terutama kalau kamarnya pakai AC)
- Bantal bayi (dulu aku anggep ini sepele sih, gak perlu lah bantal atau kalau pake pun pake yang bantal biasa aja tapi ternyata anakku tuh suka tidur miring ke kiri terus dan dia gak mau dipakein bantal peang yang satu set sama gulingnya itu. Sampai akhirnya aku merasa kepala anakku rada peang sedikit, terus aku langsung beli bantal babymoov yang lovenest lagi ngehits dipake dimana-mana itu. Hasilnya? Anakku mau pake tapi cuma bertahan 2 minggu, setelah itu bolongannya udah gak muat buat kepala anakku hahaha.. alhamdulillah sekarang gak peang sih kepalanya bagus bulet gitu belakangnya juga gak flat)
- Ranjang bayi (aku beli yang satu set dengan bantal, guling plus kelambunya. Tapi karena ranjangku pakai dipan, jadi gak mungkin ditaroh dibawah lantai sendirian dan juga gak bisa ditaroh diatas ranjang karena makan tempat. Akhirnya cuma kepake kalau kita lagi di ruang tamu, lesehan nonton TV. So kalau ranjangmu pakai dipan juga, mendingan pake yang model crib ada kakinya gitu. Aku sendiri sempet sewa baby crib selama sebulan, cukup membantu juga buat nenangin dia kalau pas nangis bisa di goyang-goyang cribnya. Setelah itu cribnya gak muat lagi, dan sekarang dia tidur bertiga diranjang sama aku dan suamiku.
- Guling padahal punya tapi sama sekali gak kepake buat bayinya, malah yang pake aku buat ngeganjel kepala waktu nyusuin.
- Bantal menyusui (ini aku gak beli sendiri, tapi dapet dari kado. Menurutku penting banget dan berguna kalau kamu memilih untuk direct breastfeeding karena di minggu-minggu pertama sebagai ibu baru pasti bangun tengah malam itu berat dan ngantuk banget, kalau menyusui disangga pakai bantal menyusui ini lebih aman untuk bayinya dan nyaman buat ibunya karena gak berat gendong di tangan)


5. Peralatan ASI
- Pompa ASI (Untuk yang satu ini emang opsional banget ya, aku sendiri gak beli sampai 3 hari setelah melahirkan karena ngerasa gak perlu, kan mau menyusui langsung jadi gak perlu diperah. Akhirnya akupun memutuskan buat beli karena susuku sering sakit dan bengkak. Produksi ASI alhamdulillah melimpah dan payudaraku kewalahan menampung, akhirnya jadi menumpuk dan bengkak karena gak disedot sampai habis. Setelah aku pompa rasanya enak plong banget, payudara jadi gak sakit lagi. ASI hasil pompanya aku buang ke atas tanah ari-ari, gak kusimpan. Aku beli pompa asi elektrik murah kok gak sampe jutaan rupiah, mereknya real bubee dan berfungsi dengan baik buat merah ASI.)
- Breastpad (kalau dirumah sih aku jarang pakai, alhasil bajuku sering basah dibagian dada karena tumpahan ASI. Buat yang kerja atau sering pergi keluar rumah emang ini penting banget)
- Botol ASIP dan botol dot (kalau kamu memilih untuk memompa ASI dan menyimpannya sih ini emang kudu punya ya. Tapi walaupun aku direct breastfeeding pun, bisa jadi sangat berguna waktu aku tinggal untuk check up ke dokter kandungan seminggu setelah melahirkan. Aku gak mau bawa anakku yang masih merah ke RS jadi waktu itu aku titipkan ke neneknya dan pompa, botol ASIP + dotnya sangat berguna sekali.
- Sabun cuci + sikat khusus botol dot (kalau kamu pakai semua peralatan diatas, otomatis kamu juga perlu punya sabun khusus dan sikat buat dot dan peralatan ASIPnya)

6. Lain-lain
- Termometer
- Cutton buds kecil
- Gunting kuku bayi (lebih suka pakai gunting karena dulu pakai yang model ketipan malah bedarah dikit hiksss)
- Stagen untuk sendiri (aku dulu mulai dibebat stagen setelah lewat 3 hari, soalnya 3 hari setelah melahirkan itu perutku masih sakit banget dan mau gerak aja terbatas jadi aku gak sanggup perutku dililit dulu hehehe dasar akunya ajasih yang gak tahan sakit yah.. Setelah itupun aku gak begitu rutin pake stagennya, tapi alhamdulillah perutku sekarang udah balik seperti sebelum hamil. Emang gak rata sih tapi yang penting gak glambir deh.. Jangan ditiru, kalau pake stagen mungkin bakal lebih rata dan kenceng lagi kata ibukku :P
- Gendongan bayi (karena aku gak bisa pakai gendongan jarik,  akhirnya aku beli gendongan kaos. Pengalaman waktu pergi vaksin, aku cuma gendong biasa alhasil pulang-pulang tanganku mati rasa sampe 3 jam hahahaha maklum deh namanya juga ibu baru belajar gendong anak..

Biaya dan Budget
Kalau untuk biaya perlengkapan bayi baru lahir sih variatif yah, yang pasti kalau untuk anak pertama dan gak ada 'lungsuran' dari keluarga memang terasa besar pengeluarannya karena otomatis harus beli baru. Tapi gakpapa, akusih seneng aja beli-belinya.. Bapaknya yang pusing bayarnya wehehehe..
Kalau saran dari akusih mulai dicicil tiap bulan biar gak berasa berat. Biasanya orangtua pada bilang jangan beli-beli dulu sebelum 7 bulan, tapi akunya sih bandel udah beli dari 5 bulan hamil malah :P Harga juga macem-macem tergantung kualitas bahan dan merek. Akusih yang nomor satu bahannya harus yang nyaman dan lembut, kalau masalah merek atau model sih belakangan. Kebanyakan baju-baju bayiku dari Ruby dan Baby Chiyo. Gak perlu banyak-banyak beli baju di awal karena biasanya banyak temen dan keluarga yang kasih kadonya tuh baju bayi. (Bukan ngarep sih tapi ini fakta yang terjadi di aku kemaren. Akupun juga kalau kasih kado bayi biasanya set baju soalnya hhehe)

Yah itulah kira-kira kebutuhan sebelum melahirkan. Aku sambil coba ingat lagi siapa tau ada yang kelupaan. Tapi kurang lebih seperti ituuuuuu. Terimakasih buat yang udah baca, semoga dilancarkan persalinannya dan disegerakan bertemu dengan buah hati tercinta! XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Kalau ngomongin tentang beauty emang gak ada habisnya. Definisi beauty sendiri pun buat tiap orang beda-beda, ada yang ngerasa kalau beauty itu tentang makeup dan tanpanya kita jadi gak “beautiful”. Ada juga yang merasa kalau beauty itu comes from the inside, yang biasanya dibilang inner beauty. Di kesempatan kali ini, aku dan beberapa temen dari JogjaBloggirls diundang untuk hadir dalam acara Beauty and Inspiring Talk yang diselenggarakan oleh Pixy Cosmetics dan Hipwee.
Suka banget sama dresscodenya yaitu pink dan hitam, it's just so me! wehehe...

Welli, Myself, Rahma, Mba Luci

Mba Anunk saat memberikan materi

Untuk narasumber Inspiring Talks pun udah cukup familiar di Jogja, yaitu mba Anunk Aqeela. Setiap kali ketemu Mba Anunk tuh dalam hati selalu bertekad buat bisa secantik dan selangsing dia kalau udah punya dua anak nanti wehehehe.. Selain cantik, Mba Anunk ini juga smart and polite. Hal-hal tentang perjalanan karir dia sebagai fashion designer, mix and match outfit ala Anunk Aqeela, sampai tentang manner yang baik dalam kehidupan sehari-hari disampaikan ke aku dan seluruh teman-teman peserta event. Beneran inspirative talk karena berulang kali ditekankan untuk terus mengejar apa yang menjadi passionmu, in my case adalah ngeblog dan aku merasa aku sudah menemukan passionku disini.


Kalau ngomongin beauty juga pasti gak lengkap ya kalau gak ngomongin make up? Aku dan temen-temen cewek mesti deh kalau ketemu yang dibahas gak jauh-jauh dari lipstick dan alat tempur untuk dandan yang lainnya. Karena di event ini karena yang mengadakan adalah Pixy X Hipwee, jadi peserta pun diajak buat mencicipi produk-produk dari Pixy Cosmetics seperti BB Cream, Eyeliner, Mascara, Eye Shadow, Blush On, Eyebrow Pencil, dan pastinya Lip Cream.


Pinky girls~ Ifa-Erny-Myself


Para peserta pun dibimbing oleh MUA dari pihak Pixy buat step by step makeupnya. Ada makeup artist yang dateng namanya Kak Robby dari Bandung, dia ngasih makeup tutorial innocent look menggunakan produk dari Pixy sambil mba Anunk mix and match outfit untuk formal maupun casual. Menurutku sih outfit dengan makeup tuh emang saling mendukung dan melengkapi. Gak mau dong kalau pakaiannya casual tapi makeupnya menor banget kaya mau kondangan.. xixixi So demo makeup plus mix and match ini berguna banget buat kita.

Kak Robby dan model yang didandanin

Aku kalau datang event, paling seneng deh kalau banyak doorprize dan goodiebagnya (dasar emak-emak pemburu gratisan). Sepanjang acara dari jam 10 pagi sampai 1 siang ini banjir hadiah, tapi sayangnya kali ini aku gak dapat satupun goodiebagnya karena gak menang apa-apa hahaha.. Eitssss, tapi aku bawa pulang produk-produk Pixy kok, next aku bakal share review beberapa produknya di blog yaaaa~ Kalau kamu maunya aku review yang mana dulunih diantara produk didalam kotak ini?


Wah, seneng banget deh pokoknya dateng ke event yang dapet ilmu baru, temen baru dan juga bisa bawa pulang barang-barang baru untuk bahan konten review Makeup di blog ini. Thank you so much untuk Pixy Cosmetics dan juga Hipwee Community for having me and my blogger friends! Sukses terus buat Pixy dan Hipwee, semoga nanti bisa terus bikin event kece lainnya yang berguna buat perempuan-perempuan Indonesia dan Jogja khususnya :D XOXO
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Dari mata turun ke hati. Itu yang biasanya kita dengar. Tapi setelah aku dateng ke event Influencer Gathering yang diadain O-Smile aku jadi berubah pikiran. Kayanya lebih tepat kalau dari senyum turun ke hati. Lah kenapa kok senyum? Soalnya dari aku personal pun juga kalau ketemu orang pertama kali liat senyumnya, otomatis juga liat giginya ya. Biasanya yg senyum lebar keliatan gigi gitu lebih ikhlas senyumnya menurutku wehehe.. (padahal aku kalau di foto jarang banget senyum keliatan gigi)


Hal itupun terbukti ternyata setelah ada penjelasan dari drg. Alexius Eron Tondas, SpPros seputar pengetahuan gigi dan mulut. Akupun semakin setuju kalau memang perawatan gigi dan mulut itu penting banget kita lakukan rutin 6 bulan sekali. Gak pengen dong ya kalau lagi ketemu orang tapi gak pede karena ada gigi yang bolong dan bikin nafas bau, atau banyak karang gigi yang bikin gigi kuning-kuning berkerak? No waaayyy.. Aku pribadi juga termasuk orang yang rutin scaling / membersihkan karang gigi ke dokter gigi karena memang kadar asam di liurku tinggi jadi karang gigi gampang banget muncul walaupun aku udah sikat gigi 2x sehari.

Selain sharing ilmu seputar gigi, ternyata ada satu acara yang gak kalah pentingnya yaitu perkenalan Brand Ambassador O-Smile. Sebelumnya O-Smile yang udah berdiri sejak tahun 2006 ini mengadakan Ambassador Hunt yang diikuti oleh remaja-remaja kece dan berbakat dari beberapa kota besar di Indonesia. Setelah seleksi dan pertimbangan yang matang, terpilih lah 2 orang (1 cewek dan 1 cowok) sebagai Brand Ambassador O-Smile. Congratulations for Ghassani Karamina dari Sumedang dan Hady Dermawan dari Yogyakarta. Pssstt mereka keren banget dan gigi mereka juga bagus-bagus wkwkwk aku jadi minder sama gigi sendiri.


Tapi jangan sedih, di O-Smile banyak banget treatment perawatan untuk gigi dan mulut kita yang pastinya sudah didukung oleh tenaga medis yang profesional dan juga tekhnologi canggih yang up to date. Gak cuma di Jogja aja loh O-Smile dental care ini tapi juga ada di Semarang, Bandung, Bekasi, dan Bali. Salah satunya Laser Whitening yang aku pengen banget nyobain, tapi ya kumpulin duit dulu lah karena memang harga untuk memutihkan gigi ini tergolong mahal, udah bukan ratusan ribu tapi jutaan (apalagi buat ibu-ibu baru kaya aku gini yang kebutuhan bayi lagi banyak-banyaknya. Lah kok malah curcol? Wkwk) Mendingan scaling air flow aja yang harganya masih terjangkau dan hasilnya pun memuaskan. Xixi



Di acara Influencer Gathering with O-Smile ini juga ada games berkelompok dan individu. Ya seperti biasa, akupun selalu semangat 45 buat dapetin hadiahnya. Hasilnya, alhamdulillah menang 2x dan dapet goodie bag hehehe.. Thank you O-Smile for having me di event yang cerah ceria ini, full of laughter dan seruuuu! Sukses selalu buat O-Smile, dan selamat bertugas buat the new Ambassador.


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Newer Posts
Older Posts

About Author

About Author
Hello! I'm RAW. RAW stands for Rizka Amalia Windriani. Born in Samarinda 1995, and now currently living in Yogyakarta. I'm an ailurophile that loves to write and share many things in life. So welcome to my online diary!

You Can Find Me On...

Instagram
Foursquare: Rizka Windriani
Twitter
: @windriani
Kik: Windriani
Tumblr: rawindriani13.tumblr.com
Skype: mel.amel
Facebook: Amalia Windriani
Facebook Fan Page: Rizka Amalia Windriani Photography
LINE: Windriani
Yahoo!Messenger: am3l@ymail.com
Or e-mail me at windriani@gmail.com

Categories

  • beauty
  • Lifestyle
  • event
  • Personal Diary
  • RAWTraveling
  • Fashion

Total Tayangan Halaman

Voucher Sociolla

Voucher Sociolla
A gift for you! Yang lagi mau belanja makeup/skincare di Sociolla bisa langsung klik dan pake kode SBNLAKGF diatas ya :) Enjoy!

Beautynesia

beautynesia blogbeautynesia

Popular Posts

    Dreamcatcher si "Penangkap Mimpi" Dreamcatcher si "Penangkap Mimpi"
    Review + Swatch 5 Shades Purbasari Hi-Matte Lipcream Review + Swatch 5 Shades Purbasari Hi-Matte Lipcream
    Mizzu Cosmetics Product Review Mizzu Cosmetics Product Review
    Pertimbangan dalam Memilih HP Android Terbaru Pertimbangan dalam Memilih HP Android Terbaru
    The New Emina Creamatte! Lipcream The New Emina Creamatte! Lipcream
    [REVIEW] Emina Lip Cushion + Mineral Cushion [REVIEW] Emina Lip Cushion + Mineral Cushion
    RAW’s Pregnancy Story - Memilih Dokter Kandungan RAW’s Pregnancy Story - Memilih Dokter Kandungan

Blogger Babes

Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support

A Part of JogjaBloggirls

A Part of JogjaBloggirls

Arsip Blog

  • ▼  2023 (1)
    • ▼  Agustus (1)
      • [REVIEW] Serum Viral 20 ribu-an dari OMG Beauty
  • ►  2022 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2018 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (37)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (34)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)
  • ►  2015 (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
  • ►  2013 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (25)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Mei (8)
  • ►  2011 (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (4)
  • ►  2010 (19)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (5)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (4)
  • ►  2007 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Februari (3)
Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger Mates

  • This is real and This is me ♥
    XTRACARE: SKINCARE MAGNESIUM & CALSIUM PERTAMA
  • ARK Told You
    Mengerdilkan Diri Sendiri
  • Lovelia by Lia Ardiatami
    10 Cardio fitness exercises without equipment
  • d u c k o f y o r k | Yogyakarta's Lifestyle Blogger
    Apa Saja sih Bagian yang Perlu Dicek Saat Servis Motor?
  • 101 Makeup dan Skincare Oleh Monica Agustami
    Review & Swatches Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

Pengikut

Thank You for Visiting!

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates